Berbicara mengenai bisnis, pasti
berkaitan erat dengan marketing atau cara memasarkannya, tapi tahukah anda
selain marketing hal apa yang tidak kalah pentingnya, dan harus kita lakukan?? Hal
yang tidak kalah pentingnya dengan pemasaran ketika kita membangun atau
melakukan bisnis adalah tentang pelayanannya atau service.
Saya ingin berbagi sedikit cerita
atau pengalaman pribadi mengenai service.
Berawal dari ketika saya pulang
ke rumah untuk menghabiskan liburan natal & tahun baru 2019 di daerah Jawa
Timur. Lumayan cuti 4 hari dapat 12 hari libur, maka saya tidak menyia-nyiakan
hal tersebut, hehehe. Suatu hari papa saya mengajak makan bakso karena hari itu
cuaca sedang panas sekali, makan bakso & minum es jeruk menjadi solusi
pilihan untuk menghibur diri saat cuaca panas. Bakso Pak Min namanya, bakso itu
emang sangat laris dari dulu kala ketika saya masih orok hingga sekarang.
Tiba di warung bakso, saya &
papa saya disambut oleh Pak Min sang pemilik warung, dipersilahkan untuk duduk
& diajak bercanda. Setelah saya memesan, saya dan papa saya menunggu dengan
melakukan hal lain. Papa saya menunggu dengan asap rokoknya, saya menunggu
sambil merenung dan berpikir apa yang membuat bakso ini tetap laris dari dahulu
kala hingga saat ini.
Baksonya biasa aja, tempatnya
biasa saja, bahkan sama seperti warung – warung bakso pada umumnya, tidak ada pemasaran via sosial media, hanya banner lusuh yang terpampang di depan gerobaknya untuk menunjukan nama warung bakso tersebut. Saya terus
amati perilaku Pak Min terhadap para pelanggannya. Dan akhirnya saya menemukan
jawabannya ini tentang keramahan dan kepedulian sang penjualnya terhadap
pelanggannya.
Dari awal pelanggan datang,
pelanggan sudah disambut oleh senyum dan keramahan Pak Min, ketika pelanggan
menyantap makanan yang dijual Pak Min, pelanggan disuguhkan oleh kepedulian Pak
Min, Pak Min sangat sibuk mempedulikan pelanggannya.
“Kuahnya kurang?”
“Lontongnya kurang?”
“Ini sambelnya nih”
“Duduknya yang enak”
“Ini keripiknya bonus”
Dan masih banyak lagi, hal sepele
memang tapi perilaku itu mampu membuat pelanggan tersenyum senang. Terlintas dipikiran
saya bakso ini laris karena WOM (Word Of Mouth) yang merupakan jenis pemasaran dimana
pelanggan akan menyampaikan rasa puasnya makan bakso di warung Pak Min kepada orang
lain, sehingga orang lain yang menerima pesan tersebut menjadi penasaran dan
kemudian membeli bakso di tempat tersebut, dan ketika orang lain itu puas maka
bisa jadi dia akan menjadi pelanggan juga.
Hal ini berkaitan dengan kepuasan
pelanggan. Kepuasan pelanggan terjadi karena selain pelanggan menyenangkan
perutnya, tapi juga dikarenakan pelanggan senang dengan pelayanan yang
diberikan oleh Pak Min kepada pelanggan – pelanggannya. Pak Min tidak belajar
teori – teori marketing, semua itu berdasar pada ketulusan hatinya untuk
melayani pelanggannya. Dan saya belajar bahwa pelayanan adalah sebuah ketulusan
hati.

